Pembiasaan Pagi Pembacaan Sholawat dan Istighosah SMA Walisongo Gempol

by Admin, 2026-06-13 09:29:48

Berita

Gema Selawat dan Istigotsah Pagi, SMA Walisongo Gempol Balut Sekolah dengan Nuansa Khidmat

Pasuruan – Pagi yang cerah di lingkungan SMA Walisongo Gempol terasa berbeda dan jauh lebih menyejukkan pada hari Jum'at, 12 Juni 2026. Ratusan siswa-siswi beserta seluruh jajaran guru dan staf berkumpul bersama di Halaman Sekolah untuk melaksanakan kegiatan istigotsah dan pembacaan selawat bersama. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan khidmat.

Kegiatan rutin ini digelar sebagai bagian dari upaya sekolah untuk memperkuat karakter spiritualitas (olah ruh) seluruh warga sekolah, sekaligus memohon keselamatan, kelancaran proses belajar-mengajar, serta kesuksesan bagi para siswa.

Suasana Khusyuk Sejak Pagi

Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an dan Asmaul Husna mulai menggema seiring dimulainya istigotsah yang dipimpin oleh Gus Asif Rois. Setelah pembacaan selesai, acara dilanjutkan dengan pembacaan sholawat nabi secara bersama-sama. Suasana semakin bergetar saat gemuruh selawat bersahut-sahutan, menciptakan atmosfer religius yang kental di lingkungan SMA Walisongo Gempol.

Pentingnya Keseimbangan Iptek dan Imtaq

Dalam sambutannya, Kepala SMA Walisongo Gempol, Bapak Selamet Priyo Utomo, S.Pd, menyampaikan bahwa prestasi akademik yang dikejar oleh siswa harus berjalan beriringan dengan fondasi spiritual yang kokoh.

"Kami ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual (Iptek), tetapi juga matang secara spiritual (Imtaq). Istigotsah dan selawat pagi ini adalah mengetuk pintu langit, memohon agar ilmu yang didapat anak-anak menjadi barokah dan bermanfaat," ujarnya.

Respons Positif dari Siswa

Kegiatan ini pun mendapat respons yang sangat positif dari para siswa. Salah satu perwakilan siswa menyatakan bahwa kegiatan spiritual di pagi hari seperti ini memberikan ketenangan tersendiri sebelum memulai aktivitas belajar yang padat.

  • Ketenangan Pikiran: Membantu siswa lebih fokus dan tenang saat menerima pelajaran di kelas.

  • Mempererat Kebersamaan: Menumbuhkan rasa persaudaraan yang erat antar sesama warga SMA Walisongo Gempol.

Acara khidmat ini kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk kemajuan sekolah, kesehatan para guru, serta masa depan yang gemilang bagi seluruh siswa-siswi SMA Walisongo Gempol. Setelah doa penutup, para siswa kembali ke kelas masing-masing dengan tertib untuk memulai kegiatan belajar mengajar dengan semangat baru. (Red)

Bagikan Kepada Yang Lain

Anda dapat memberi tahu teman Anda tentang kami dan kualitas karya kami di berbagai media sosial