Diagnostik Awal LPKS Tata Boga SMA Walisongo Gempol

by Admin, 2026-08-05 08:20:09

Berita

        Dapur adalah laboratorium rasa dan seorang juru masak harus menguasai "senjata utama" mereka, yaitu bahan dan bumbu masakan. Lembaga Pelatihan Keterampilan Siswa (LPKS) Tata Boga SMA Walisongo Gempol tidak hanya mengajarkan teknik memasak modern pada siswa, tetapi juga dibekali pemahaman mendalam tentang karakteristik, fungsi, dan kombinasi bahan-bahan dasar masakan Nusantara.

   Melalui sesi diagnostik awal, mereka diajak langsung untuk melihat, memegang, membedakan aroma, dan memahami peran penting dari setiap bahan oleh Ibu Azizah dan Ibu Titin selaku pembina LPKS SMA Walisongo Gempol.

Beberapa bahan yang diujikan di antaranya :

1) Serai, daun bawang, dan daun jeruk yang termasuk bumbu aromatik dan dedaunan segar
memberikan aromakhas yang dapat membangkitkan selera makan sekaligus menghilangkan bau amis pada bahan utama seperti daging dan ikan,

2) Jahe, kunyit, lengkuas, dan kencur yang termasuk kelompok rimpang (Rhizomes) merupakan fondasi bumbu dasar masakan tradisional Indonesia. Para murid dilatih membedakan bentuk visual dan aroma rimpang yang sering kali terlihat mirip,

3) Kemiri, merica, ketumbar, dan jinten yang termasuk biji-bijian dan rempah kering berfungsi memberikan kedalaman rasa serta memperkaya tekstur masakan,

4) Bahan dasar tepung-tepungan
seperti tepung terigu, tepung beras, dan tepung tapioka/maizena menjadi bagian penting dalam memasak untuk membuat adonan pastry, kue tradisional, pelapis gorengan yang renyah, hingga bahan pengental saus.

        Penguasaan terhadap bahan baku adalah fondasi utama. Melalui pendekatan praktis dan terstruktur di LPKS Tata Boga, mereka dibentuk untuk tidak hanya sekadar bisa mengikuti resep, tetapi mampu berkreasi dan menciptakan hidangan lezat berstandar profesional.

(Tim Literasi SMA Walisongo Gempol : Carrisa Manda Ramadhani XI-2)

 

Bagikan Kepada Yang Lain

Anda dapat memberi tahu teman Anda tentang kami dan kualitas karya kami di berbagai media sosial